Jangan Salah Jadi Pengangguran Itu Gak Ada Nikmatnya, Karena Gak Punya Uang

Saya Ambil di Pexels.com

Hallo semua! enggak kayak blog-blog saya dulu, saya ingin membuat blog yang menjadi curhatan hati saya, yang saya alami selama ini, mungkin tema dari blog saya ini rada ngawur tapi saya sudah bosan kalo nulis blog yang sesuai dengan SEO atau mesin lah.

Saya gak mau bahas tentang blogging lagi karena sudah males bahas dibagian sana, cuma mau nulis tentang Nganggur aja atau tentang hal-hal yang membuat saya senang saja.

Sesuai Judul di atas saya ingin bahas tentang kenikmatan menjadi Pengangguran, walaupun banyak orang yang gak suka jadi pengangguran tapi, menurut saya itu adalah hal yang nikmat. 

Banyak orang beralasan kalo pengangguran itu artinya malas, tapi menurut saya enggak.

Kenapa ?

Karena itu adalah masalah persepsi aja sih, disadari atau enggak kalo hidup orang itu cuma ada dua hal dalam segi materil.

Yaitu cukup dan kaya.

Masa sih?

Ini beneran, kalo kamu coba perhatikan lagi dalam hidupmu, kamu pasti pernah mendapatkan masa-masa sulit, kecuali kalo kamu itu anak orang kaya, tapi dalam masa-masa sulit itu kamu pasti bisa makan dalam waktu yang memang perutmu sanggup menahan rasa lapar.

Kamu itu enggak miskin, kamu punya segala yang kamu butuhkan untuk hidup berpasang-pasangan, jadi kalo kamu merasa kamu miskin karena pengangguran coba dikroscek lagi.

Balik lagi nih ke tema dengan awal kita, kenikmatan ketika kamu nganggur, emang apa sih enaknya nganggur?

Kenikmatan Nganggur

  1. punya waktu luang!
  2. Bisa seneng
  3. Kamu bisa melakukan banyak hal
  4. tidak diatur


4 hal di Atas saya rasa bisa mendeskripsikan dengan jelas betapa pengangguran itu sangat nikmat, kenapa?

karena sangat mahal harganya.

Mengapa orang kaya itu bisa kita sebut sebagai orang kaya selain segi materil? karena mereka bisa membeli waktu orang, saya asumsikan jika saya punya orang karyawan dan saya gaji mereka dengan uang 3 juta.

Dengan uang 3 juta saya bisa membeli waktu orang dalam sebulan dan dalam 8 jam sehari, berapa saya pikir waktu itu begitu murah, jikalau hanya dihargai 3 juta, lalu mengapa kamu harus bersedih ketika kamu sedang dalam keadaan kaya?

Saya kira gak masuk akal juga, kalo sedih saat seseorang yang sangat kaya raya pun tidak bisa membeli waktumu, tapi masalahnya pasti karena gak punya uang, ayolah jangan nganggur jadi alasan gak punya uang, alasan kenapa gak punya uang itu karena gak dicari.

Kalo dicari pasti ada kok uangnya, tinggal kamu mau atau enggak nyari uangnya dengan waktu dan aset yang kamu punya.

gambarnya dari smarmoney.id


Om Bob Sadino itu pernah ditanya.

"saya punya keinginan punya usaha tapi gak punya modal, gimana caranya?"
dia jawab
"kamu udah punya semua modal itu, kamu mau gak lutut dan kakimu saya bayarin 1 milyar?"
orang itu jawab
"gak mau"
Om bob lantas bilang
"ya itu kamu punya modal 1 milyar apa belum cukup?"

Nah, intinya kan kamu sudah punya semuanya, bahkan waktu yang tidak dimiliki orang yang sedang bekerja saat ini, terus gak punya uang lalu malah menyalahkan keadaan? kan jadinya gak masuk akal.

Jadi pengangguran juga ada seninya, dan penilaian pengangguran sebagai orang malas pun seharusnya juga sudah dieleminir dari persepsi kamu. 

karena malas adalah keadaan yang kamu buat-buat sendiri untuk tidak mencapai Tujuan.
Cukup sekian tulisan pertama saya ini di Blog Ngangguru yang semoga bermanfaat jadi pengangguran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Banyak Sarjana yang Masih Menganggur di Indonesia?

Kerja Online Tanpa Modal Terpercaya Dari Ngangguru

Instrumen Save Haven, Currency atau Emas?